Nih Sob Aturan Kompetisi PES untuk Skala International

Nih Sob Aturan Kompetisi PES untuk Skala International – Belakangan ini kompetisi PES semakin banyak digelar di berbagai daerah. Hal ini tentu bisa memperbesar peluang Indonesia untuk tampil di kompetisi PES tingkat international.

Meskipun belum ada perwakilan Indonesia yang sampai ke tingkat itu (Baca : Mau Tanding PES 2016 Lawan Rizky Faidan, Ini Caranya), namun tidak ada salahnya jika sob mulai bersiap dari sekarang.

Berikut beberapa aturan di kompetisi PES international yang sob harus perhatikan, jika sob berhasil masuk ke sana. Aamiiinnnn…

Cuma yang ini jangan dipakai ya (Baca : Alasan Kalah Main PES yang Banyak Dipake)


Nih Sob Aturan Kompetisi PES untuk Skala International


1. Pengaturan stadion untuk semua pertandingan:
– Time: Night
– Season: Summer
– Weather: Fine
– Length of grass: Normal
– Pitch Conditions: Normal

2. Pengaturan umum untuk semua pertandingan:
– Match Level: Super Star
– Subtitution: 3
– Player Emotions: Off
– Condition Home: Green
– Condition Away: Green
– Injuries: Off
– Match Time, Extra Time dan Penalty Kick Bisa di sesuaikan dengan keadaan turnamen

3. Pengaturan penampakan layar untuk semua pertandingan:
– Radar Appearance: Bottom/Translucent
– Time Score: On

4. Pengaturan warna baju untuk semua pertandingan harus kontras berbeda antara player 1 dan player 2

5. Pengaturan Camera Dynamic Wide untuk semua pertandingan:
– Zoom: 2
– Height: 2

6. Pengaturan Speed dalam game 0


Peraturan tidak tertulis PES yang umum di lakukan dan supaya bisa di ikutin:

1. Tidak diperbolehkan menekan tombol start saat lawan mendapatkan bola dan melakukan penyerangan, baik sengaja ataupun tidak sengaja, maka pemain bersangkutan akan mendapatkan hukuman yang bisa disesuaikan sesuai dengan penyelenggara yang membuat turnamen tersebut.

2. Pergantian pemain hanya boleh dilakukan apabila pada saat sebelum pertandingan di mulai, Half Time, Pemain cedera, terjadi pelanggaran dan saat bola keluar lapangan.

3. Menjunjung tinggi fair play tanpa memprovokasi lawan dengan melakukan possesion terlalu lama di daerah pertahanan sendiri ketika sedang unggul skor, menit 65-90 di in game, yang unggul dan sedang membawa bola sudah harus terus menerus di area pertahanan musuh tanpa ada operan balik menuju ke daerah pertahanan sendiri, jika itu terjadi maka pemain bersangkutan akan mendapatkan hukuman yang bisa disesuaikan sesuai dengan penyelenggara yang membuat turnamen tersebut.

4. Dilarang melakukan pengaturan skor dimana dengan sengaja mengalah terang-terangan melakukan gol bunuh diri, atau mendapat bantuan untuk mendapatkan poin.

5. Dilarang memaki-maki peserta lain atau mengucapkan bahasa kasar, rasis, yang menyinggung peserta lain, atau segala bentuk tindakan yang bertujuan ‘menyerang’ Peserta lain, baik di dalam maupun di luar pertandingan, apalagi yang bertujuan untuk menggangu jalannya pertandingan.

6. Tidak melakukan provokasi dengan gaya selebrasi atau merayakan gol yang terlalu berlebihan sebelum pertandingan benar-benar selesai, misalkan mengacungkan genggaman tangan langsung ke lawan sambil berteriak.


Peraturan cara penilaian pertandingan Turnamen menggunakan sistem grup pertandingan:

1. Urutan yang bertanding harus sama di semua grup, misal 123 123 harus sama semua, jangan ada Grup A yang 123 123, Grup B 123 321.

2. Penilaian poin grup yaitu 3 poin untuk kemenangan, 1 poin untuk draw/seri, dan 0 poin untuk kekalahan. Peringkat masing-masing player akan di tentukan sebagai berikut:
- Jumlah terbesar dari poin yang diperoleh dalam semua pertandingan grup
- Selisih gol dalam semua pertandingan grup
- Produktifitas Gol, jika memiliki peringkat yang sama, maka yang berhak lolos adalah tim/player yang memiliki produktifitas gol paling tinggi dari keseluruhan pertandingan penyisihan grup.

Jika dua atau lebih tim/player yang mempunyai poin sama atas dasar tiga kriteria diatas, peringkat mereka akan ditentukan sebagai berikut:

- Jumlah terbesar dari poin yang diperoleh dalam partai antara head to head tim/player yang bersangkutan
- Selisih gol yang dihasilkan dari partai antara head to head tim/player yang bersangkutan
- Lebih banyak gol dalam semua pertandingan grup antara head to head tim/player yang bersangkutan
- Fair play di hitung dari jumlah pelanggaran kartu
- Adu penalti secara langsung, jika kedua tim masih memiliki peringkat yang sama setelah menerapkan semua kriteria dan bertemu di pertandingan terakhir.
- Dilakukan pertandingan playoff oleh Komite Penyelenggara event.